6 langkah mendapatkan foto selfie yang sempurna


Selfie merupakan suatu kesenangan tersendiri dimana gambar yang dihasilkan akan merefleksikan kepribadian dan selera kita. Namun tahukan anda bahwa selfie bukan sekedar menghadapkan kamera ke wajah, namun banyak sekali memiliki sisi kreatif yang bisa di eksplore.  Hal pertama yang perdu dipertibangkan tentunya adalah penggunaan kamera ponsel, apakah kamera depan dengan kemampuan rendah namun mudah digunakan atau kamera belakang dengan kualitas tinggi namun sulit digunakan?
Ternyata yang lebih baik adalah menggunakan back camera atau kamera belakanguntuk mendapatkan gambar berkualitas. Lalu bagaimana mengatasi masalah out of frame? saat ini sudah terdapat berbagai aplikasi untuk selfie yang dapat memandu kita via suara dengan bunyi right, atau left, closer, atau cheese saat wajah kita sudah berada ditempat yang benar. Aplikasi android seperti smart selfie atau back camera selfie layak dicoba.

Berikut adalah tips selfie untuk hasil yang sempurna:

1. ketahui sisi fotogenik

Mungkin kita memiliki sisi wajah yang terlihat  lebih fotogenik dandingkan dari sudut lainnya. Sudut ini tentu bisa kita expose lebih jauh, misal dengan menampilkan senyuman atau pose lain seluruh tubuh. Untuk mendapatkan kesan lebih langsing hindari memotret area lemak dibawah dagu dengan cara sedikit meninggikan posisi kamera sehingga bentuk dagu runcing yang kita dapatkan. Fotogenik bukan hanya faktor alami, namun juga usaha yang kita lakukan, seperti membersihkan/mencuci muka, toning maupun pelembab akan berpengaruh terhadap penampilan kita. Perbedaan gelap terang area leher dan wajah perlu dihindari demikian pula dengan wajah yang berminyak.

2. Gunakan cahaya yang menarik

Salah satu sumber cahaya terburuk adalah pop up flash yang mengarah langsung dari sudut kamera. Hasilnya akan membuat subjek nampak datar, kaku dan pucat. Sebaliknya sumber cahaya alami mampu menonjolkan detail, dan cahaya yang memiliki arah tertentu bisa dimanfaatkan, misal cahaya yang masuk dari jendela, atau cahaya yang masuk di terowongan jalan dll. Dengan arah cahaya yang diketahui kita tinggal memasang pose untuk mendapatkan gambar yang diinginkan. Ungkapan menarik dari jordan liberty ” cahaya merupakan produk kecantikan terbaik yang bisa kita dapatkan dengan gratis”.  Bila memiliki budget lebih kita bisa membeli ring light untuk selfie yang dijual pada kisaran harga Rp. 400.000 an , karena memang cahaya alami tidak selalu bisa kita dapatkan.  Ada ungkapan “bigger is better” yang artinya semakin besar sumber cahaya maka akan semakin baik. Semakin besar disini adalah ukuran sumber cahaya yang terdifusi, dibandingkan dengan sumber cahaya berukuran kecil seperti lampu biasa. Hal ini juga berlaku untuk cahaya alami, dimana yang berukuran besar dan terdifusi akan lebih baik. Kita bisa memanfaatkan jendela dengan kreatif untuk mengeksplor berbagai sisi wajah dengan merubah posisi menghadap jendela, menyamping atau membelakangi jendela untuk mendapatkan backlight.

3. Santai dan nyaman

Selfie tidak harus tampil sempurna dengan make up yang maksimal dan dengan setting  foreground maupun backgound yang demikian teratur. Cobalah untuk lebih rileks dan menikmati suasana dan menampilkannya dalam sebuah gambar sebagai realitas. Gunakan pula pakaian dan aksesoris yang nyaman agar segala pose bisa kita lakukan dengan santai, yang pada akhirnya menunjukkan sisi natural kita. Emosi yang nampak natural baik di bibir, mata, pipi maupun alis adalah hal yang istimewa dalam sebuah pose. Tips sederhana untuk tampil santai adalah dengan membengkokkan sendi anda. Mungkin kita terlalu sering berdiri, dengan tangan atau kaki yang lurus, namun mulai saat ini cobalah untuk membengkokkan sikut atau lutut, dan dengan sendirinya rasa santai itu akan mulai kita dapatkan.

4. Lakukan sesuatu

Sering kit lihat pose yang demikian membosankan yang bertujuan untuk mengekspos area wajah, bukan aktifitas yang sedang dilakukan. Namun pada kenyataanya seringkali orang tertarik melihat Profile Page kita adalah untuk mengetahui apa yang sedang kita lakukan. Pose dengan gitar kesayangan, raket atau bola akan memberikan informasi kepada viewer akan hal apa yang kita sukai. Pose dengan makanan tertentu juta menginformasikan lokasi kita saat itu termasuk hal yang sedang dilakukan. Membaca buku, menulis atau aktifitas lain bisa menghasilkan gambar kreatif yang unik.

5. Percaya diri

Salah satu hal utama yang membuat foto nampak menarik adalah rasa percaya diri. Setiap kali kita merasa ada yang kurang dengan penampilan, langsung perbaiki misal dengan menggosok gigi agar nampak putih, bebas sisa makanan, mengganti baju yang kurang menarik, atau menata rambut yang berantakan daripada berusaha untuk menyembunyikannya. Penampilan akan menunjuang rasa percaya diri dan tentunya menghasilkan gambar yang lebih fotogenik. Rasa percaya diri tidak selalu konsisten, kadang ada kadang juga berkurang, namun ini adalah hal yang wajar. Untuk menjadi percaya diri tentu butuh persiapan mulai dari visi yang ingin didapatkan. Kemudian mendapatkan literatur dengan googling misalnya, untuk berbagai pose yang bisa kita lakukan.

6. Background yang menarik

background yang mengisi area belakang subjek akan sangat berpengaruh terhadap hasil keseluruhan. Background berfungsi untuk menambah kualitas subjek, bukan sebaliknya mengacaukan pandangan. Pada akhirnya focus viewer haruslah pada subjek utama, bukan background. Ketika kita menggunakan lipstik, eye liner dll, usahakan background agar lebih simpel. Bacground mengggunakan backdrop settingan sendiri sah sah saja. Merubah angle juga sangat jitu untuk mendapatkan background yang berbeda. Satu hal pasti adalah menjaga background sesimpel mungkin. Simpel bukan berarti selalu tampil datar/plain namun tidak menarik perhatian berlebih sehingga dominasi subjek akan terkalahkan. Pastikan untuk menggeser barang barang yang kurang diperlukan atau merubah posisi agar background berantakan tidak kita dapatkan. Jika anda buntu maka langit bisa menjadi bacground yang menarik dengan cara merendahkan angle. Atau sebaliknya rumput atau daratan bisa digunakan dari sudut yang tinggi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menentukan Garis Horizon Lurus Saat Memotret

FUNGSI LIGHT METER PADA KAMERA

Bagaimana Memilih Media Terbaik Untuk Penyimpanan Foto ?